Tuesday, 5 April 2016

Jalan-jalan ke Kampus UI (Universitas Indonesia)

Kampus UI
Danau Universitas Indonesia
Danau Universitas Indonesia

READ MORE - Jalan-jalan ke Kampus UI (Universitas Indonesia)

Wednesday, 2 March 2016

Download Lagu-lagu Dangdut Indonesia

Apa itu lagu Dangdut Indonesia? ya lagu dinyanyikan dengan bahasa indonesia dengan cengkok melayu pastinya. Tapi akan kami bagi-bagikan disini adalah Free MP3 lagu Dangdut alias gratis khusus populer, terbaru, terkenal di Bumi Nusantara (Asia Tenggara). File MP3 lagu dangdut tersedia untuk di download di bawah ini berformat MP3, jadi bisa dijadikan ringtone.

Lagu Dangdut Indonesia - Ikke Nurjanah - Terlena download
Lagu Dangdut Indonesia - Ikke Nurjanah - Memandangmu download
Lagu Dangdut Indonesia - Ikke Nurjanah - Bunga Dahlia download
Lagu Dangdut Indonesia - Iyeth Bustami - Sabda Cinta download
Lagu Dangdut Indonesia - Iyeth Bustami - Laksamana Raja di Laut download
Lagu Dangdut Indonesia - Ayu Ting Ting - Sambalado download

-- Selamat men-download --
READ MORE - Download Lagu-lagu Dangdut Indonesia

Monday, 22 February 2016

Pengetahuan Jenis-Jenis Peta

Ukurbumi | Peta topografi merupakan gambaran sebagian kecil permukaan bumi di atas bidang datar yang dibuat dalam skala tertentu, serta dilakukan dengan metode tertentu pula. Karena banyaknya data topografi yang dapat disajikan di atas suatu peta, maka perlu dilakukan pemilihan data-data yang akan disajikan sehingga kerumitan isi peta dapat dihindari. Dalam pemilihan data tersebut, perlu dipertimbangkan beberapa hal seperti: skala peta yang akan dibuat, sumber data pemetaan, serta jenis data yang akan disajikan (tujuan pemetaan). Berdasarkan ketiga pertimbangan di atas, suatu peta dapat dikelompokkan kedalam beberapa jenis peta.

1. Berdasarkan sumber datanya
digolongkan menjadi 2, yaitu peta induk (basic map) dan peta turunan (derived map). 

Peta induk adalah peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan dan dilakukan secara sistematis. Untuk melakukan pemetaan secara sistematis, diperlukan adanya pembakuan dalam metode pemetaan, sistem datum, sistem proyeksi peta, ukaran lembar peta, skala peta, tata letak informasi tepi, derajat ketelitian serta kelengkapan isi, serta pembakuan dalam kerangka geometris peta (grid and graticule). Berhubung peta induk ini dapat digolongkan pula sebagai peta dasar (base map). Peta dasar adalah peta yang dijadikan acuan dalam pembuatan peta lainnya, khususnya acuan untuk kerangka geometrisnya.

Peta turunan adalah peta yang dibuat (diturunkan) berdasarkan acuan peta yang sudah ada, sehingga survei langsung kelapangan tidak diperlukan disini. Peta turunan ini tidak dapat digunakan sebagai peta dasar untuk pemetaan topografi.

2. Berdasarkan jenis data yang disajikan 
digolongkan menjadi 2, yaitu peta topografi (topographic map) dan peta tematik (tematic map).

Peta topografi adalah peta yang menggambarkan semua unsur topografi yang nampak di permukaan bumi, baik unsur alam (seperti sungai, garis pantai, danau, hutan, gunung, dll) maupun unsur buatan manusia (seperti jalan, rumah, pelabuhan, pasar, dll), serta menggambarkan pula keadaan relief permukaan bumi. Dengan demikian, disamping data planimetris berupa unsur-unsur topografi diatas, ditampilkan pula data-data ketinggian seperti data titik tinggi, dan data kontur topografi. Contoh peta topografi: peta rupa bumi terbitan BIG (Badan Informasi Geospasial), peta teknik untuk perencanaan teknik sipil, dan lain-lain.

Peta tematik adalah peta yang hanya menyajikan data-data atau informasi dari suatu konsep/ tema yang tertentu saja, baik itu berupa data kualitatif maupun data kuantitatif, dalam hubungannya dengan detail topografi yang spesifik, terutama yang sesuai dengan tema peta tersebut. Contoh peta tematik, yaitu peta geologi, peta anomali gaya berat, peta anomali magnet, peta tata guna lahan, peta pendaftaran tanah, dan lain-lain.

3. Berdasarkan skalanya
digolongkan menjadi 3, yaitu peta skala kecil, peta skala sedang, dan peta skala besar.
contohnya :
- Peta skala kecil adalah 1: 500.000, 1 : 1 : 1.000.000, dst
- Peta skala sedang adalah 1 : 250.000, 1 : 100.000, 1 : 50.000, 1 : 25 :000.
- Peta skala besar adalah 1 : 10.000, 1 : 5000, 1 : 1000, 1 : 500.

skala 1:100.000,unsur-unsurnya meliputi:
- garis pantai;
- hidrografi, berupa laut beserta unsur-unsur perairan pantainya, sungai, terusan, saluran air, danau, waduk atau bendungan yang digambarkan dengan skala untuk lebar minimal 15 meter;
- permukiman;
- jaringan transportasi, berupa jalan tol, jalan arteri, jalan kolektor, jalan lain, jalan kereta api, bandar udara dan pelabuhan, bandar udara digambarkan sesuai dengan skala;
- batas administrasi, berupa batas negara, batas propinsi, batas kabupaten, batas wilayah daerah kota, batas kecamatan;
- garis kontur dengan selang kontur yang mempunyai kelipatan 50 meter;
- titik tinggi; dan
- nama-nama unsur geografis.

skala 1:50.000, unsur-unsurnya meliputi:
- garis pantai;
- hidrografi, berupa laut beserta unsur-unsur perairan pantainya, sungai, danau, waduk atau bendungan yang digambarkan dengan skala untuk lebar minimal 7 meter;
- permukiman;
- jaringan transportasi, berupa jalan tol, jalan arteri, jalan kolektor, jalan lain, jalan kereta api, jalan setapak, bandar udara dan pelabuhan, bandar udara digambarkan sesuai dengan skala;
- batas administrasi, berupa batas negara, batas propinsi, batas kabupaten, batas kabupaten, batas kota, batas kecamatan;
- garis kontur dengan selang kontur yang mempunyai kelipatan 25 meter;
- titik tinggi; dan
- nama-nama unsur geografis.

skala 1 : 25.000, unsur-unsurnya meliputi :
- garis pantai
- hidrografi, berupa laut beserta unsur-unsur perairan pantainya, sungai, terusan, saluran air, danau, waduk atau bendungan yang digambarkan dengan skala untuk lebar minimal 5 meter;
- permukiman;
- jaringan transportasi, berupa jalan tol, jalan arteri, jalan kolektor, jalan lokal, jalan lain, jalan setapak, jalan kereta api, bandar udara dan pelabuhan;
- batas administrasi, berupa batas negara, batas propinsi, batas kabupaten, batas kota, batas kecamatan, batas kelurahan;
- garis kontur dengan selang kontur yang mempunyai kelipatan 12,5 meter;
- titik tinggi; dan
- nama-nama unsur geografis.

skala 1 : 10.000, unsur-unsurnya meliputi:
- garis pantai;
- hidrografi, berupa laut beserta unsur-unsur perairan pantainya, sungai, terusan, saluran air, danau, waduk atau bendungan yang digambarkan dengan skala untuk lebar minimal 1,5 meter;
- permukiman;
- jaringan transportasi, berupa jalan tol, jalan arteri, jalan kolektor, jalan lokal, jalan lain, jalan setapak, jalan kereta api, bandar udara dan pelabuhan;
- batas administrasi, berupa batas negara, batas propinsi, batas kabupaten, batas kota, batas kecamatan, batas desa;
- garis kontur dengan selang kontur yang mempunyai kelipatan 5 meter;
- titik tinggi; dan
- nama-nama unsur geografis.
READ MORE - Pengetahuan Jenis-Jenis Peta

Thursday, 4 February 2016

7 Tempat Air Terjun di Riau Wajib anda Ketahui

RIAU - Indonesia ber-iklim tropis dengan kontur permukaan tanah berbukit-bukit, lereng-lereng curam menjadikan negeri ini kaya akan potensi alam yang salah-satunya berupa air terjun (red : waterfall). Pulau Sumatra terdiri dari berbagai provinsi, berbagai kabupaten menyimpan sumber mata air (red : air minum) sangat melimpah ruah, hutan-hutan, flora dan fauna masih terjaga baik. Dari sumber-sumber mata air di perbukitan inilah cikal bakal adanya air terjun. Ada 7 Tempat Air Terjun di Riau Wajib anda Ketahui. Kok hanya sebatas di ketahui ? hehe jawabannya beberapa air terjun masih sulit untuk diakses, paling tidak sebagai warga riau harus tau bahwa provinsi ini memiliki tempat-tempat wisata menarik.

1. Air Terjun Batang Kapur (Kabupaten Kampar)

Lokasi : Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kab. Kampar
Air Terjun Batang Kapur (Sumber Foto : riauterkini.com)

2. Air Terjun Panisan (Kabupaten Kampar)

Lokasi : Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kab. Kampar
Air Terjun Panisan (Sumber Foto : instagram.com) 

3. Air Terjun Guruh Gemurai (Kabupaten Kuantan Singingi)
Lokasi : Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi
Air Terjun Guruh Gemurai (Sumber Foto: instagram.com)

4. Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban (Kabupaten Kuantan Singingi)
Lokasi : Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Air Terjun Batang Koban pada tingkat 6 dg ketinggian 30 m (Sumber Foto: instagram.com)

5. Air Terjun Aek Martua (Kabupaten Rokan Hulu)
Lokasi : Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu, Propinsi Riau. 
Air Terjun Aek Martua (Sumber Foto : instagram.com)

6. Air Terjun Pangkalan Kapas (Kabupaten Kampar)
Lokasi : Desa Lubuk Bigau, Kobun Tinggi dan Pangkalan Kapas Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar Provinsi Riau. 
Air Terjun Pangkalan Kapas (Sumber Foto: instagram.com)

7. Air Terjun KM86 (Kabupaten Indragiri Hilir)
Lokasi : Taman Nasional Bukit Tigapuluh tepatnya di selatan Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Propinsi Riau
Air Terjun KM86 (Sumber Foto: instagram.com)
Manfaat dari mengunjungi tempat-tempat wisata alam seperti air terjun adalah sebagai wadah menghilangkan stress dikarenakan pekerjaan yang padat sehingga bisa memberikan kekuatan/ power baru, menambah semangat/ spirit.
READ MORE - 7 Tempat Air Terjun di Riau Wajib anda Ketahui