Showing posts with label Jakarta. Show all posts
Showing posts with label Jakarta. Show all posts

Saturday, 24 November 2012

Burung Pelikan Perenang yang Handal

Pelikan atau pelican adalah sejenis burung air yang memiliki kantung yang dapat membesar  pada bagian bawah paruhnya. Pelikan terdapat pada hampir setiap penjuru dunia. Beberapa jenis pelikan merupakan burung laut, dan sebagian lainnya merupakan burung yang biasa di air laut dan di air tawar.

Burung Pelikan ini berwarna putih atau sebagian besar putih. Sayap dan ekor sebagian berwarna hitam. Selama masa mengeram warna kulit yang sulah, paruh, kantung, tengorok, dan kaki menjadi lebih jelas. Burung pelikan mempunyai ciri ciri khusus yaitu antara lain paruh besar dan lurus, dilengkapi dengan kait pada ujungnya dan kantong makanan yang besar, yang bisa menggembung di sepanjang paruh. Kantong paruh ini dapat menyimpan makanan 3 kali lebih banyak dari perutnya .

Pelikan adalah perenang yang baik, dengan kaki mereka yang pendek dan kuat serta jari-jari berselaput, untuk memudahkannya berenang di air. Pelikan dapat digolongkan menjadi dua kelompok : Pelikan yang berburu ikan dengan cara membentuk barisan di permukaan air dan mengambil ikan dengan paruhnya. Pelikan yang menyelam ke dalam dan muncul ke permukaan setelah memperoleh buruan. 

Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Pelikan adalah burung yang terkenal dengan paruhnya yang memiliki kantung. Paruhnya yang meruncing panjangnya bisa lebih dari 30 cm. Paruh sebelah atas memiliki ujung yang bengkok membentuk kait. Pada paruh bagian bawah sampai tenggorokan terdapat kantung berupa kulit elastis, yang digunakan untuk menangkap ikan. Kakinya pendek dan pada jari-jarinya terdapat selaput yang memudahkannya berenang. Panjang tubuh pelikan mencapai 1,5 m. Bentangan sayapnya antara 1,8 m sampai 2,7 m tergantung spesiesnya. Pelikan jantan memiliki rupa yang sama dengan pelikan betina, namun tubuh pelikan jantan sedikit lebih besar dari pelikan betina.
Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Sebagai burung air, makanan burung pelikan adalah ikan. Beberapa jenis pelikan menangkap ikan dengan berenang secara bekerjasama dalam satu kelompok. Mereka membentuk suatu barisan membentuk formasi huruf “U” untuk mengepung dan dan menjebak ikan-ikan ke pinggir air. Mereka menggunakan sayap untuk mengepak-ngepak permukaan air untuk mengarahkan ikan. Saat ikan-ikan terjebak dan berkumpuk di pinggiran air, mereka menangguknya dengan paruh berkatungnya. Pelikan kemudian mengarahkan paruhnya ke bawah untuk membuang air dari kantung tersebut, kemudian menelan ikan yang terperangkap di paruhnya. Pelikan Putih Amerika  (Pelecanus erythrorhynchos) dapat menampung sekitar 11 liter air dalam kantung paruhnya.

Cara berburu masing-masing spesies tidak semuanya sama. Pelikan Putih (Pelecanus erythrorhynchos). Pelikan Putih biasa mencari makan dalam kelompok, dengan memukul-mukul dan sayap dan kakinya mengejar ikan kecil ke arah tepi air. Pelikan Cokelat (Pelecanus occidentalis) memburu ikan dengan terjun menyelam dari ketinggian 3 – 9 m dari atas permukaan air. Pelikan Punggung Pink (Pelecanus rufescens) dan Pelikan Paruh Tutul (Pelecanus philippensis) mencari makan sendiri-sendiri dengan dengan berenang perlahan mendekati ikan sasaran lalu menangkap mangsanya dengan paruhnya secara tiba-tiba.
Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Pelikan adalah burung yang hidup berkelompok dan terbang dalam kawanan. Pelikan dapat terbang dalam jangka waktu lama. Mereka sering terbang membentuk satu garis panjang. Kadang kadang mereka juga terbang dengan membentuk formasi huruf “V”. Gerakan pelikan agak kaku di atas tanah tetapi sangat lincah di udara. Burung pelikan juga berkembangbiak dalam kelompok yang disebut koloni.

Pelikan biasa berada di lingkungan kelompok pelikan lainnya, bahkan di lingkungan jenis burung air lainnya seperti cormorant atau flamingo.
Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Pelikan (lokasi : ragunan, jakarta)
Klasifikasi ilmiah burung pelikan adalah sebagai berikut.
Kerajaan: Animalia, Filum: Chordata, Kelas: Aves, Ordo: Pelecaniformes, Famili: Pelecanidae, Genus: Pelecanus,
Spesies burung pelikan antara lain: Pelikan Cokelat (Pelecanus occidentalis), Pelikan Peru (Pelecanus thagus), Pelikan Paruh Tutul (Pelecanus philippensis), Pelikan Punggung Pink (Pelecanus rufescens), Pelikan Putih Amerika (Pelecanus erythrorhynchos), Pelikan Great White (Pelecanus onocrotalus), Pelikan Dalmatian (Pelecanus crispus), Pelikan Australia (Pelecanus conspicillatus).
READ MORE - Burung Pelikan Perenang yang Handal

Tuesday, 20 November 2012

Pintu Gerbang Dunia Fantasi

dufan
dufan
dufan
dufan
dufan
READ MORE - Pintu Gerbang Dunia Fantasi

Monday, 19 November 2012

Berlibur ke Sea World Indonesia di Akhir Pekan

Seaworld Indonesia memiliki berbagai koleksi mulai dari biota perairan tawar, terdiri dari 22.000 ekor ikan (126 Jenis), 28 reptil (5 jenis) sampai biota perairan laut yang terdiri dari 5180 ekor ikan (26 jenis), 79 avertebrata (13 jenis), 30 reptil (5 jenis) dan 1 mamalia. berbagai fasilitas seperti telephone umum, toko souvenir, mushola, Ruang P3K & Menyusui serta food and beverage pun ada disana, jadi ga usah bingung.

Ternyata Seaworld ga sebesar dan semegah yang saya bayangin. Cuman ada satu main tank (akuarium utama), dan beberapa akuarium besar dan kecil. Main tank ini adalah satu akuarium raksasa, semacam miniatur laut gitu, dan bisa dilihat dari berbagai sisi. Dari depan, bisa dilihat dari kaca raksasa yang dijadikan background panggung untuk melihat atraksi penyelam yang memberi makan ikan. Dari atas, bisa melihat ikan-ikan berenang di permukaan ‘miniatur laut’ tersebut, trus dari bawah/dalam, ada terowongan kaca yang masuk menerobos perut main tank tersebut, yang membuat kita seolah-olah berjalan di dalam laut. Di beberapa sisi yang lain juga ada kaca-kaca besar yang memberikan pemandangan ikan-ikan di dalam akuarium raksasa itu.

Akuarium besar lainnya adalah akuarium ikan hiu. Beda sama main tank yang emang gede banget dan dibentuk bener-bener seperti di bawah laut lengkap dengan terumbu karang, tanaman laut, dan lain-lain, akuarium hiu ini isinya beneran cuman air dan ikan aja. Mungkin karena hiu emang hidupnya bukan di dasar laut ya, tapi lebih deket ke permukaan. Di sini kita bisa ngeliat dengan jelas ikan hiu dari yang paling besar sampe yang kecil-kecil berenang mengitari akuarium yang luas itu. Abis itu, ada juga akuarium dugong yang juga besar, trus yang kecil-kecil seperti arapaima, lion fish, kuda laut, dan banyak lagi yang lain. Selain akuarium-akuarium tertutup, ada juga kolam sentuh yang tersebar di beberapa spot di dalam area Seaworld. Kolam sentuh ini isinya ada kura-kura, hiu kecil, dan lain-lain. Dan sesuai namanya, di kolam ini kita bisa menyentuh ikan dan binatang-binatang lain yang ada di dalamnya.

Tiket Masuk
Kolam Kecil di Luar Ruangan
Japanese Spider Crab
Japanese Spider Crab
Lion Fish
Pinecone Fish
Belut Laut Raksasa (Moray Eel)
Ikan Hiu
Ikan Kakap Putih
Terowongan Aquarium Raksasa
Fosil Ikan Arapaima
Redtail Catfish
Arapaima (Ikan Purba)
Ikan Patin ??? (hehe maaf lupa nama aslinya)
Ikan Hiu Pari
Ikan Duyung/ Dugong
Ikan-ikan Kecil
Ikan-ikan Kecil
Hewan Terumbu Karang Nempel di Kaca
Hewan Terumbu Karang Beserta Ikan-ikan Kecil
Tampak Dalam
Tampak Dalam
Gerbang Keluar Masuk
READ MORE - Berlibur ke Sea World Indonesia di Akhir Pekan

Bersantai Libur di Monas

Tugu Peringatan Nasional atau yang lebih dikenal Monumen Nasional (Monas) merupakan salah satu dari monumen yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat pada masa revolusi kemerdekaan melawan penjajah Belanda. Monas dibangun untuk memberi inspirasi dan membangkitkan semangat patriotisme generasi saat ini dan mendatang. Monas adalah monumen sejarah sekaligus monumen nasionalisme bangsa Indonesia. Tugu Monas yang menjulang tinggi ini melambangkan lingga (alu atau antan) yang penuh dimensi khas budaya bangsa Indonesia. Pelataran cawan melambangkan yoni (lumbung). Maksudnya, alu dan lumbung merupakan alat rumah tangga yang terdapat di hampir setiap rumah penduduk Indonesia. Monas ini mulai dibangun pada Agustus 1959 di areal seluas 80 Ha, dan diarsiteki olehSoedarsono dan Frederich Silaban, dengan konsultan Ir. Rooseno . Monumen ini diresmikan pada 17 Agustus 1961 oleh Presiden RI (Soekarno ) dan resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975 .

Monumen Nasional
Keramaian Pengunjung
Tampilan di Sekitar Monas
Bangunan Menjulang di Sekitar Monas
Monumen Nasional
Hiruk Pikuk Pengunjung
Patung Kuda
Masjid Istiqlal Tampak Megah dari Sisi Kejauhan
Gedung Pertamina Menjulang Tinggi
Menjelang siang, sekitar taman wisata Monumen Nasional (Monas) semakin terlihat ramai. Pengunjung yang memanfaatkan libur panjang Tahun Baru Islam 1434 H tidak terlalu menghiraukan terik sinar matahari yang mulai menyengat kulit.
READ MORE - Bersantai Libur di Monas

Karet Kuningan, Jakarta Selatan

Jalan HR Rasuna Said
Jalan HR Rasuna Said
Jalan HR Rasuna Said
READ MORE - Karet Kuningan, Jakarta Selatan